Lebih dari 20 tahun yang lalu, USB flash drive, juga dikenal sebagai thumb drive, dianggap sebagai terobosan dalam teknologi penyimpanan data portabel. Hari ini, mereka dipandang sebagai risiko keamanan utama.
Jika Anda harus menggunakan USB flash drive untuk penyimpanan data, ada beberapa cara untuk meningkatkan keamanan data Anda. Baca terus untuk mengetahui cara mengamankan thumb drive Anda. Jika Anda mengetahui data sensitif dan persyaratan penyimpanannya, langsung saja ke 7 tips teratas kami untuk mengamankan flash drive USB Anda.
Baca Juga : Cara Mengatasi Flashdisk Terendam
Apa itu Data Sensitif?
Penting untuk terlebih dahulu menentukan apa yang dianggap sebagai data sensitif dan persyaratan keamanannya yang lebih luas sebelum memutuskan untuk menyimpannya di thumb drive. Data sensitif adalah informasi rahasia apa pun yang memerlukan izin untuk mengaksesnya.
Pelajari lebih lanjut tentang data sensitif.
Persyaratan Penyimpanan Data Sensitif
Data sensitif mencakup informasi istimewa berikut – asli atau salinan:
Informasi Kesehatan Terlindungi (PHI)
Informasi Identifikasi Pribadi (PII)
Catatan Pendidikan
informasi pengguna
Data Pemegang Kartu
Informasi Pribadi Rahasia
Data Rahasia
Organisasi harus memiliki praktik keamanan data dan keamanan informasi yang ketat untuk memastikan data ini tidak disusupi melalui akses yang tidak sah. Mereka juga harus mematuhi undang-undang data pribadi yang relevan, seperti Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR).
Beberapa tindakan keamanan data sensitif yang dapat dilakukan oleh organisasi meliputi:
1. Tata Kelola Data
2. Manajemen Akses Istimewa yang Aman
3. Enkripsi
4. Program Pendidikan Staf
5. Pengujian Keamanan Data
6. Klasifikasi Data
7. Rencana Tanggap Insiden
8. Pencadangan Data Reguler dari Sistem Penyimpanan
9. Proses Penghapusan Aman
10. Pemantauan Vendor Pihak Ketiga dan Pihak Keempat
Cara Menyimpan Data dengan Aman di USB Flash Drive
Sangat disarankan agar Anda tidak menyimpan data sensitif pada flash drive USB dan sebagai gantinya memilih perangkat penyimpanan yang lebih aman untuk menjaga keamanan data Anda. Ukurannya yang kecil membuatnya mudah diangkut, tetapi juga mudah hilang atau dicuri. Kejatuhan ini meningkatkan risiko kehilangan data, kebocoran data, dan pelanggaran data, yang menimbulkan biaya yang signifikan bagi organisasi. Jika Anda menggunakan flash drive, ikuti beberapa tips ini untuk mengamankan data anda.
1. Beli USB Terenkripsi
Enkripsi mengamankan informasi sensitif dengan membuatnya hanya dapat diakses oleh mereka yang memiliki kunci dekripsi. Saat membeli flash drive, Anda harus memilih flash kelas militer dengan enkripsi perangkat keras AES 256-bit – algoritme enkripsi terkuat.
Tentunya anda bisa mencoba membeli USB enkripsi atau program yang aman, tentunya anda bisa mencoba memikirkan lagi dengan cara mencoba memikirkan yang hal hal yang keren. Cobalah untuk anda coba membeli USB terenkripsi yang keren.
Fitur lain yang harus dicari dalam flash drive USB terenkripsi meliputi:
Kepatuhan terhadap standar keamanan industri, seperti HIPAA, SOX, dan GLBA.
2. Gunakan Enkripsi USB Yang Keren
Sebagai alternatif untuk membeli flash drive terenkripsi, pengguna sistem operasi Microsoft Windows dapat menggunakan BitLocker untuk mengenkripsi flash drive mereka. Perhatikan bahwa perangkat keras enkripsi menawarkan keamanan yang lebih baik daripada perangkat lunak.
3. Memiliki Cadangan
Jika flash drive Anda hilang, dicuri, atau rusak, Anda mungkin tidak dapat memulihkan data yang tersimpan di dalamnya. Bahkan jika flash drive yang hilang atau dicuri dikembalikan, Anda tidak boleh menggunakannya lagi karena berpotensi memiliki ransomware atau jenis malware lain yang diinstal. Jaminan terbaik untuk memulihkan data di flash drive Anda adalah memiliki cadangan semua file yang disimpan di lokasi penyimpanan lain yang terpisah, seperti penyimpanan cloud. Bisa anda simpan di tempat yang lain lagi.
4. Hapus Data Setelah Digunakan
Setelah Anda menyimpan, mengedit, dan mentransfer data Anda dari stik USB, paling aman untuk segera menghapusnya sepenuhnya. Anda kemudian harus melepaskan flash drive dari port USB dan menyimpannya di lokasi yang aman untuk menghindari meninggalkannya dan terbuka untuk kehilangan atau pencurian. Tentunya anda bisa menghapus data apabila benar benar tak terpakai lagi tentunya.
5. Gunakan Metode Penyimpanan Alternatif
Pada akhirnya, flash drive bukanlah jawaban jika Anda ingin menjaga keamanan data Anda dengan serius. Bahkan drive USB yang paling aman pun tidak cocok untuk metode penyimpanan data modern, seperti penyimpanan cloud. Anda bisa mencoba juga menyimpan di Google Drive atau juga tempat lain yang aman.
Kesimpulan Cara Mengamankan Data Flashdisk
Dari 5 cara mengamankan data flashdisk diatas tadi, manakah yang menurut anda simple? kami harap dengan adanya artikel tadi. Anda terbantu dalam mengamankan data, karena memang data data flashdisk yang notabenenya bisa dicoba. Share apabila bermanfaat, karena banyak yang mencoba mencari referensi tips mengamankan data flashdisk dengan mencoba hal hal yang keren.

No comments:
Post a Comment